Showing posts with label sholat wajib. Show all posts
Showing posts with label sholat wajib. Show all posts

Sunday, October 27, 2019

Sholat Jumat: Pengertian, Hukum, Keutamaan, Dan Sunahnya

Sholat Jumat-Kaum muslimin melakukan shalat Jumat sebanyak dua rakaat yang sebelumnya diawali dengan  dua  khutbah.

Bagi yang melakukan shalat jumat tidak berkewajiban melakukan shalat dzuhur. Bicara perihal shalat Jumat, bergotong-royong apa sih shalat jumat itu? dan apa hukumnya melakukan shalat Jumat?

Ya, pada kesempatan kali ini saya akan membahas lebih dalam perihal shalat jumat. Mari kita simak penjelasannya di bawah ini!

BACA JUGA:
Artikel Tentang Shalat Rawatib

Kaum muslimin melakukan shalat Jumat sebanyak dua rakaat yang sebelumnya diawali dengan Sholat Jumat: Pengertian, Hukum, Keutamaan, dan Sunahnya

Sholat Jumat: Pengertian, Hukum, Keutamaan, dan Sunahnya

1. Pengertian dan Hukum mengerjakan Shalat Jumat

Shalat Jumat yakni shalat dua rakaat yang dilakukan pada waktu dzuhur pada hari Jumat secara berjamah, sebelumnya didahului dengan dua khutbah. Bagi yang melakukan shalat Jumat maka ia tak berkewajiban mengerjakan shalat dzuhur.

Melaksanakan shalat Jumat hukumnya yakni Fardu 'ain, artinya wajib bagi setiap muslim laki-laki, yang memenuhi syarat wajibnya shalat jumat. Ini semua telah dijelaskan Allah SWT dalam firmannya:

"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari jumat, maka bersegeralah kau mengingat Allah dan tinggalkan jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jikalau kau mengetahui."(QS.AL-Jumu'ah, 62:9)

Bentuk perintah dari ayat tersebut mengisyaratkan shalat Jumat wajib hukumnya dilaksanakan. Lain dari pada firman Allah perintah melakukan shalat jumat juga dijelaskan dalam Hadist Nabi:

"Shalat Jumat itu hak yang wajib atas tiap-tiap orang islam dengan berjamaah kecuali 4 golongan yaitu: Hamba sahaya, perempuan, bawah umur dan orang sakit."(HR. Abu Daud dan Al-Hakim) Hadis tersebut menjelaskan bahwa kewajiban melakukan Shalat Jumat yakni benar adanya, kecuali empat kelompok.

Kemudian itu, siapakah seseorang diwajibkan shalat Jumat itu?
Mari simak urain dibawah ini!

2. Syarat  Wajib Shalat Jum'at

Maksudnya yakni ketentuan yang mewajibkan seseorang untuk melakukan shalat jumat. Adapun yang termasuk syarat wajib shalat jumat adalah:
  1. Islam, tidak wajib bagi yang tidak beragama islam.
  2. Balig (dewasa), artinya tidak diwajibkan bagi anak-anak.
  3. Berakal Sehat, Yang tidak cendekia sehat menyerupai orang absurd misalnya, maka gugurlah kewajibannya untuk shalat jumat.
  4. Laki-laki, tidak diwajibkan untuk perempuan.
  5. Sehat, artinya bagi orang yang sakit dan tak bisa bangun untuk berangkat kemasjid melakukan shalat jumat maka ia tidak diwajibkan mengerjakannya.
  6. Bermukim, tidak wajib bagi yang bepergian jauh.

BACA JUGA:
Rukun haji dan umrah

3. Keutamaan Shalat Jumat

Pelaksanaan shalat jumat, menggambarkan wujud persaudaraan umat islam, tidak ada perbedaan di antara mereka, semua sama dihadapan Allah.

Bersama-sama mendengarkan khutbah dan seusai shalat mereka saling berjabat tangan dengan penuh rasa persaudaraan. Dalam pelaksanaan shalat jumat ini ada banyak manfaat yang sanggup kita ambil, antara lain:
  1. Melatih disiplin dan menghargai waktu
  2. Mendidik patuh dan taat kepada Allah swt
  3. Menambah wawasan dan penambahan pengetahuan
  4. Meningkatkan kerukunan dan persatuan dikalangan umat islam.
  5. Sebagai sarana komunikasi

Sunah-sunah Shalat Jumat

Setelah kita mengetahui hukum,syarat dan manfaat yang didapat dari shalat jumat disini juga ada beberapa hal sunah yang dilakukan sebagai ibadah pemanis didalam shalat jumat.

Perkara tersebut dilakukan sebelum berangkat shalat jumat dan dikala di masjid sebelum khutbah dimulai.

Beberapa amalan sunah tersebut,antaralain:
  1. Mandi, seperi mandi wajib sebelum berangkat shalat jumat
  2. Berhias dengan menggunakan pakaian yang baik, disunahkan berwarna putih polos.
  3. Memakai wewangian terbaik yang dimiliki
  4. Memotong kuku,kumis,menyisir rambut (rapi,bersih,dan suci)
  5. Bersegera kemasjid
  6. Membaca Al-Qur'an atau dzikir sebelum khutbah dimulai
  7. Memenuhi shaf (bsrisan) bab depan atau yang masih kosong
  8. Melakukan shalat Tahiyyatul Masjid
Beberapa amalan sunah diatas dimaksudkan sebagai ibadah tambahan, dan sangat baik untuk dilakukan, alasannya menerima pahala pemanis dari Allah SWT.

Demikianlah beberapa hal yang wajib diketahui khususnya kaum pria dan juga wanita semoga sanggup mengingatkan ayah, suami, anak ataupun sobat laki-lakinya perihal kewajibannya melakukan shalat jumat.

BACA JUGA :
Artikel Mengenai Shalat 'Idain

Pengertian Dan Tata Cara Melakukan Shalat Jamak Dan Qasar

Melaksanakan shalat yaitu wajib hukumnya dan terperinci dosa apabila ditinggalkan Pengertian dan Tata Cara Melaksanakan Shalat Jamak dan Qasar
Shalat Jamak dan Qasar-Melaksanakan shalat yaitu wajib hukumnya dan terperinci dosa apabila ditinggalkan.Namun,dalam keadaan tertentu Allah SWT memperlihatkan akomodasi untuk melaksanakan kewajiban tersebut, yakni dengan cara jamak dan qasar.

sebagaimana firman Allah SWT Surah An-Nisa ayat 101 yang artinya "Dan apabila kau bepergian di bumi, maka tidaklah berdosa kau mengqasar shalat, jikalau kau takut diserang orang kafir. Sesungguhnya orang kafir itu yaitu musuh yang kasatmata bagimu".

Ini menandakan bahwa shalat dihentikan di tinggalkan dalam keadaan apapun. Untuk memahami lebih lanjut tantang "apa, mengapa, dan bagaimana shalat jamak dan qasar" simak pembahasan berikut ini!

BACA JUGA :
Artikel ihwal keutamaan shalat berjamaah

Shalat Jamak dan Taqdim

1. Pengertian Serta Cara Shalat Jamak dan Qasar

 A. Shalat Jamak

Shalat jamak yaitu shalat yang dikerjakan dengan cara menggabung dua waktu shalat dalam satu waktu shalat.Cara pelaksanaan shalat jamak yaitu sebagai berikut:
Shalat jamak ini di bagi menjadi dua macam,yaitu :
  • Jamak Taqdim, yaitu melaksanakan dua shalat fardlu pada waktu yang pertama. Seperti shalat zuhur dan Asar dikerjakan diwaktu zuhur.
  • Jamak Takhir, yaitu melaksanakan dua shalat fardlu pada waktu yang terakhir. Seperti Shalat zuhur dan asar dikerjakan diwaktu asar.
Shalat yang sanggup dikerjakan dengan jamak yaitu shalat zuhur, asar, magrib dan isya.

 B. Shalat Qasar

Shalat qasar yaitu shalat yang diringkas rakaatnya, empat menjadi dua rakaat. Shalat yang sanggup diqasar yaitu shalat fardlu yang jumlah rakaatnya 4. Shalat yang dimaksud yaitu shalat zuhur, asar dan isya.Bagaimanakah pelaksanaannya? yuk, simak penjelasaan berikut ini!

Ada beberapa perbedaan dalam shalat qasar dibanding dengan shalat biasa. Perbedaan tersebut antara lain: dari segi niatnya, jumlah rakaatnya diringkas (dari empat rakaat menjadi dua rakaat) dan dari segi tidak ada bacaan tasyahud awal. Adapun gerakan dan bacaannya sama dengan shalat biasa.

Shalat Jamak Qasar yaitu shalat yang dilakukan dengan cara menggabungkan dua waktu shalat dan diringkas jumlah rakaatnya. Dalam shalat Jamak Qasar jumlah rakaat yang sanggup di ringkas hanya shalat zuhur, asar dan isya. Bagaimana cara melaksanakanny? simak referensi pelaksanaan jamak qasar dibawah ini.
  • Shalat zuhur dan Asar, masing-masing dilaksanakan dengan dua rakaat.
  • Magrib dan Isyak, shalat magrib dilaksanakan tiga rakaat dan isyak dilaksanakan dua rakaat.
Hukum melaksanakan shalat jamak qasar ini yaitu mubah (boleh), sifatnya yaitu "rukhsah", dispensasi atau kemurahan yang diberikan oleh Allah Swt kepada umat islam.

2. Sebab-sebab Shalat Jamak dan Shalat Qasar

Ada beberapa lantaran yang membolehkan shalat dilakukan dengan cara jamak dan qasar. Sebab-sebab tersebut adalah:

a. Sedang melaksanakan perjalanan jauh dengan tujuan baik.

ada sebuah riwayat menyatakan:
"Dari Anas, ia berkata,'adalah Rasulullah Saw apabila bepergian sebelum matahari tergellincir, maka ia mengakhirkan shalat zuhur hingga waktu Asar, kemudian ia berhenti kemudian menjamak antara dua shalat tersebut, tetapi apabila matahari telah tergelincir sebelum ia pergi, maka ia shalat zuhur (dahulu), kemudian naik (kendaraannya). (Muttafaqun 'Alaih)

Ada juga terdapat didalam Al-Quran dalam surah An-Nisa ayat 101 "Apabila kau bepergian di atas bumi, maka tidak berdosa bagimu mengqasar shalat ....."

Adapun perjalanan yang dimaksud itu dengan tujuan yang baik menyerupai berdagang, silaturahmi dan belajar. Jarak tempuh perjalanan kurang lebih tiga farasakh (kurang lebih 17 km).

Nabi Muhammad Saw bersabda yang artinya: dari syu'bah, ia berkata,"saya bertanya kepada Anas bin Malik perihal mengqasar shalat. Maka ia berkata: "Rasulullah Saw bersembahyang dua rakaat kalau sudah keluar sejauh tiga mil atau tiga farsakh?"(H.R Ahmad, Muslim dan Abu Dawud) Sebagian ulama mengatakan, jarak tempuh perjalanan kurang lebih 80,64 Km).

b. Dalam keadaan ketakutan atau sangat khawatir, contohnya perang, hujan lebat, angin angin kencang dan lain-lain.

Shalat yaitu suatu kewajiban yang harus dilakukan umat islam, tak ada alasan untuk meninggalkannya sehingga Allah Swt memperlihatkan akomodasi berupa diperbolehkannya melaksanakan shalat jamak dan qasar.

Demikian klarifikasi singkat mengenai shalat jamak dan qasar biar bermanfaat untuk kita semua.

Saturday, October 26, 2019

Wajib Shalat Subuh Walaupun Berdiri Kesiangan,Harus Tahu!

Wajib shalat subuh walaupun bangkit kesiangan-waktu shalat 5 waktu telah ditentukan, menyerupai shalat subuh yang waktu pelaksanaannya semenjak terbit fajar shodiq hingga terbit matahari. Lalu, bagaimana jikalau kita tidak sengaja bangkit terlambat/kesiangan, apakah tetap harus melakukan shalat subuh?
Untuk mengetahui jawabannya mari simak uraian dibawah ini!
 Wajib shalat subuh walaupun bangkit kesiangan Wajib shalat subuh walaupun bangkit kesiangan,Harus Tahu!

Tetap Wajib Shalat Subuh Meski Bangun Kesiangan

Kita mengetahui shalat subuh memilika banyak keutamaan serta disaksikan oleh  malaikat Allah swt. Sebagaimana dijelaskan Allah swt dalam firmannya, yang artinya :

"Dirikanlah shalat dari setelah matahari tergelincir hingga gelap malam dan (dirikanlah pula shalat subuh). bahwasanya shalat subuh itu disaksikan oleh malaikat.(QS.Al-Isra':78)

Baca Juga:
5 waktu tidur yang dihentikan Rasulullah saw

Orang-orang yang dengan sengaja meninggalkan shalat subuh, bahkan dijadikan rutinitas tentu itu merupakan dosa besar. Bahkan Tetap diwajibkan bagi mereka yang tidak sengaja bangkit kesiangan untuk melakukan shalat subuh meski matahari telah meninggi. 

Dikatakan dalam sebuah hadits :

Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, Rasulullah saw bersabda :
"Siapa yang lupa mengerjakan suatu shalat atau tertidur maka kafaratnya yaitu dia mengerjakannya apabila teringat."(HR. Muslim)

Baca Juga:
Manfaat wudhu yang jarang diketahui orang 

Adapun klarifikasi lainnya ialah :

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Barang siapa yang lupa shalat atau tertidur, maka tebusannya yaitu dia shalat dikala dia ingat."(HR. Muslim no.684)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Jika salah seorang di antara kalian tertidur atau lalai dari shalat, maka hendaklah dia shalat dikala dia ingat. sebab Allah berfirman (yang artinya), "kerjakanlah shalat dikala ingat"(QS. Thaha:14).
(HR. Bukhari no. 597 dan Muslim no 684)

Itulah beberapa hadits shahih yang menjelaskan bahwa tetap diwajibkannya melakukan shalat subuh walau kita tak sengaja bangkit kesiangan. Jadi, jangan meninggalkan shalat subuh lagi ya, walaupun tak sengaj bangkit kesingan!

Shalat Subuh : Waktu Pelaksanaan, Bacaan Niat, Tata Cara Yang Benar Dan Bacaan Do'a Qunut | Wajib Tahu

Tata cara sholat subuh lengkap dengan bacaan niat, baik sholat sendiri maupun sholat berjamaah dan disertai dengan bacaan doa qunut.
Tata cara sholat subuh lengkap dengan bacaan niat Shalat subuh : Waktu pelaksanaan, Bacaan Niat, tata cara yang benar dan bacaan do'a qunut | wajib tahu

Shalat subuh : Waktu pelaksanaan, Bacaan Niat, tata cara yang benar dan bacaan do'a qunut- Shalat subuh merupakan salah satu dari sholat 5 waktu yang diwajibkan. Terdapat banyak keistimewaan dalam sholat subuh ini, sehingga Allah swt menjajikan akan masuk syurga orang yang melaksanakannya. Dijelalkan didalam sebuah hadits yang berbunyi !

"Barang siapa yang mengerjakan shalat bardain (yaitu shalat subuh dan ashar) maka ia akan masuk syurga." (HR. BUKHARI no.574 dan Muslim no.635)

Ini ia tata cara sholat subuh, dari mulai waktu pelaksanaan, bacaan niat dan bacaan do'a qunut !

Waktu shalat subuh

Waktu shalat subuh yaitu mulai dari terbit fajar kedua (fajar shodiq) sampai terbitnya matahari. Lalu bagai mana bila bangkit kesiangan atau bangkit saat matahari terbit ?

Sama halnya dengan shalat fardlu yang lain, ia harus mengerjakan shalat tersebut saat ia ingat atau saat ia bangkit dari tidurnya. Sebagaimana disebutkan dalam hadits !

Dari Anas radhiyallahu anhu, Nabi saw bersabda :
"Barang siapa yang lupa atau tertidur dari shalat, maka kafaroh (tebusannya) yaitu ia shalat saat ia ingat." 

Baca selengkapnya perihal perintah mengerjakan shalat walau bangkit kesiangan.

Bacaan Niat dan tata cara pelaksanaan

Bacaan niat shalat subuh (Berjam'ah)

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءًمَأْمُوْمًا /اِمَامًالِلَّه تَعَالَى

Ushalli fardhas-subhi rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an ma'muuman/ imaaman lillahi ta'aalaa.

Artinya : Aku berniat shalat fardu subuh dua raka'at mengahadap sebagai ma'mum/imam alasannya yaitu Allah ta'ala.

Bacaan niat shalat subuh sendiri

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّه تَعَالَى

Ushalli fardhas-subhi rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta'aalaa

Artinya : Aku berniat shalat fardhu subuh dua raka'at menghadap qiblat  alasannya yaitu Allah ta'ala

Tata cara pelaksanaan

1. Membaca niat ibarat yang dijelaskan diatas diatas
2. Membaca doa iftitah
3. Membaca surat Al-fatihah
4. Selanjutnya membaca surat-surat pendek dalam Al-Qur'an
5. Dilanjutkan dengan Ruku' dengan membaca bacaannya
6. Bangkit dari Ruku' atau I'tidal dengan membaca bacaannya
7. Kemudian sujud dengan membaca bacaannya
8. Duduk diantara dua sujud
9. Sujud kembali dengan membaca bacaannya
10. Berdiri  kembali untuk melakukan raka'at berikutnya.

Pada raka'at kedua bacaan dan gerakannya sama, hanya saja pada raka'at kedua sehabis I'tidal disunahkan untuk tidak eksklusif sujud melainkan membaca do'a qunut terlebih dahulu. Seusai membaca do'a qunut gres selanjutnya dilanjutkan dengan sujud.

Dan sehabis sujud kedua raka'at terakhir membacah tasyahud tamat yang diakhiri dengan menoleh kekanan dan kekiri disertai mengucapkan salam.

Bacaan do'a qunut
Tata cara sholat subuh lengkap dengan bacaan niat Shalat subuh : Waktu pelaksanaan, Bacaan Niat, tata cara yang benar dan bacaan do'a qunut | wajib tahu

Terdapat beberapa pendapat mengenai do'a qunut pada shalat subuh. Membaca do'a qunut hukumnya yaitu sunah, yang artinya boleh dibaca boleh juga tidak dibaca.

Imam Nawawi menandakan dalam kitab Majmu'nya :

"Dalam mazhab kita (madzhab syafi'i) disunnahkan membaca qunut dalam shalat subuh, baik alasannya yaitu ada tragedi alam maupun tidak. Inilah pendapat lebih banyak didominasi ulama' salaf".(al-Majmu', juz 1:504)

Berikut ini yaitu bacaan doa qunut dalam goresan pena arab dan latin beserta dengan artinya :



ALLAAHUMMAHDINII FII MAN HADAIIT, WA AAFINII FII MAN AAFAIIT, WA TAWALLANI FII MAN TAWALLAIIT, WA BAARIK LII FII MAN A'THAIIT. WA  QINII SYARRA MAA QADHAIIT. FA INNAKA TAQDHII WA LAA YA'IZZU MAN 'AADAIIT. TA BAARAKTA RABBANAA WA TA'AALAIT.  FA LAKAK-HAMDU 'ALAA MAA QADHAIT, ASTGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIK, WA SHALLALLAHU'ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN NABIYYIL UMMIYYI WA 'ALAA AALIHII WA SHAHBIHII WA SALLAM.

Artinya :
"Ya Allah, berilah saya petunjuk ibarat orang-orang yang telah engkau beri petunjuk. Berilah saya kesehatan ibarat orang yang telah engkau beri kesehatan. Pimpinlah saya bahu-membahu orang-orang yang telah engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah engkau karuniakan. 

Dan peliharalah saya dari kejahatan yang telah engkau pastikan. Karena sebenarnya engkaulah yang memilih dan tidak ada yang menghukum (menentukan)  atas engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah engkau beri kekuasaan.

Dan tidaklah akan mulia orang yang engkau musuhi. Segala puji bagi-mu atas yang telah engkau pastikan. Aku mohon ampun dan tobat kepada engkau. Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad Saw beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya."

Demikianlah klarifikasi mengenai tatacara pelaksanaan shalat subuh, biar bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan anda. Dan apabila tertadap suatu perihal yang kurang terperinci anda sanggup menanyakannay terlebih dahulu kepada ustadz terdekat anda.

Bacaan Niat Doa Tata Cara Sholat 5 Waktu Dan Artinya Lengkap Beserta Latinnya

Bacaan niat Doa tata cara sholat 5 waktu dan artinya lengkap- didalam agama islam sholat lima waktu ialah suatu hal yang wajib dilakukan bagi mereka yang sudah baligh. Baligh disini bagi seorang pria yaitu apabila ia telah mengalami mimpi lembap / keluarnya air mani.

Dan tanda baligh bagi perempuan ialah ketika mereka sudah mengalami haid. Disaat umat muslim telah baligh maka telah berkewajiban melakukan sholat lima waktu. Sholat juga menjadi salah satu bab dari rukun islam. Apabila salah satu rukun islam tersebut di tinggalkan maka tidaklah tepat keislamannya.

Dan pada hari selesai zaman kelak pula, amalan yang akan di hisab pertamakali ialah sholat kita. Hal ini dijelaskan dalam  sebuah riwayat yang berbunyi :

"Innaaa awwala maa yukhaasabu bihil'abdi yawmal qiyaamati min 'amalihi shalaatuhu"
Artinya : bergotong-royong amalan hamba yang pertama kali dihisab pada hari selesai zaman ialah shalat.

Untuk itu sebagai wujud taqwa kita, kita harus melakukan shalat dengan keikhlasan yang tulus. Dalam melakukan sholat pula, terdapat syarat, rukun yang menciptakan sholat tersebut menjadi syah atau tidaknya.


Bacaan niat Doa tata cara sholat 5 waktu dan artinya lengkap


Syarat wajib sholat


1. Beragama Islam

2. Berakal sehat (tidak gila)
3. Baligh (telah cukup usia)
4. Sadar atau tidak sedang tidur atau pingsan

Syarat syahnya sholat


1. Telah masuk waktu sholat

2. Menghadap kekiblat
3. Suci kawasan dan badan, baik dari hadas kecil maupun hadas besar
4. Menutu aurat
5. Mengetahui cara melakukan sholat

Rukun-rukun sholat


1. Niat

2. Berdiri bagi yang mampu
3. Takbiratul Ihram
4. Membaca surah Al-Fatihah pada setiap rakaatnya
5. Rukuk dengan tuma'ninah
6. I'tidal dengan tuma'ninah
7. Sujud dengan tuma'ninah
8. duduk diantara dua sujud dengan tuma'ninah
9. Sujud kedua dengan tuma'ninah
10. Duduk tasyahud akhir
11. Membaca sholawat nabi
12. tertib atau berurutan

 Berikut ini lafazd bacaan niat sholat lima waktu lengkap arab dan latin dengan beserta artinya :

1. Niat sholat subuh


اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَ


Usholi fardus subhi rak'ataini mustaqbilal qiblati ada a lillahi ta'ala
Artinya : Aku berniat sholat fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat alasannya Allah ta'ala

2. Niat sholat dzuhur


اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى



Ushollai farda dzuhri arba'a rakaatim mustaqbilal qiblati ada'a lillahita'ala

Artinya : Aku berniat sholat fardu dzuhur empat rakaat menghadap kiblat alasannya Allah ta'ala

3. Niat sholat Ashar

اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَ


Usholli fardal 'asri arba'a raka'atim mustaqbilal kiblati ada'a lillahi ta'ala

Artinya : Aku berniat sholat fardu asar empat rakaat menghadap kiblat alasannya Allah ta'ala

4. Niat sholat magrib


اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى



Usholli fardal maghribi tsalatsa raka'atim mustaqbilal qiblati ada'a lillahi ta'ala

Artinya : Aku berniat sholat fardu magrib tiga rakaat menghadap kiblat alasannya Allah ta'ala

5. Niat sholat Isya'


اُصَلّى فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى



Usholli fardol 'isyai arba'a raka'atim mustaqbilal qiblati ada'a lillahita'ala

Artinya : Aku berniat sholat fardu isya' empat rakaat menghadap kiblat alasannya Allah ta'ala


Bacaan-bacaan niat diatas ialah sunnah untuk dilafadzkan, alasannya niat yang sebenar-benarnya niat ialah niat dari hati, dengan penuh keikhlasan dan ketulusan hati alasannya Allah ta'ala. Semoga bermanfaat dan mengakibatkan sholat kita lebih tepat lagi.