Showing posts with label Sholat. Show all posts
Showing posts with label Sholat. Show all posts

Tuesday, November 12, 2019

2 (Dua) Doa Nabi Ibrahim Meminta Diberi Keturunan Anak Sholeh Rajin Sholat

Doa nabi ibrahim meminta keturunan anak sholeh & rajin sholat – Dalam pertemuan ini sedikit menuliskan mengenai doa nabi ibrahim memohon anak sholeh dan rajin sholat. Doa ini merupakan doa yang diucapkan oleh dia as ketika memohon pada Allah semoga diberikan  anak yang sholeh dan rajin menjalankan ibadah shalat.

Doa nabi ibrahim meminta keturunan anak sholeh  2 (Dua) Doa Nabi Ibrahim Meminta Diberi Keturunan Anak Sholeh Rajin Sholat

Para nabi apabila berdoa meminta sesuatu pada Allah niscaya doanya akan dikabulkan, hal tersebut mencontoh bahwa orang yang taat pada Allah doanya akan cepat terkabul. Salah satu dalam pembahasan ini mengenai doa semoga diberi  anak yang sholeh dan rajin sholat.
Lihat Juga : Doa Mustajab Nabi Ibrahim Ketika Dibakar Api
Doa Nabi Ibrahim meminta Keturunan Anak Sholeh & Rajin Sholat

Menurut beberapa ulama beropini bahwa nabi kalau berdoa niscaya memakai bahasa arab, hal ini lebih elok kalau memakai dalam bahasa indonesia, namun hal tersebut tidak apa-apa kalau bisanya memakai bahasa indonesia atau jawa, yang paling penting yaitu adat dalam berdoa / tata cara berdoa yang baik dan benar, tentu hal ini sangat penting semoga doa kita tidak tertolak oleh Allah. Semoga kita termasuk orang-orang yang dikabulkan doanya oleh Allah amien.

Doa meminta keturunan anak yang sholeh dan rajin puasa sangat baik sekali kalau diamalkan sebagai amalan sehari-hari. Bagi anda yang meninginkan keturunan yang sholeh dan senantiakan menegakkan sholat. Karena doa ini merupakan doa para nabi dahulu salah satu doa mustajab kini ini.

Dalam berdasarkan kisah dongeng dia bertahun-tahun menikah namun tidak mempunyai anak, ketika itulah dia merenungkan nasib keluarganya yang tidak mendapati keturunan, sampai dia sadar bahwa istrinya telah mandul.

Karena Beliau as ketika itu sudah berusia bau tanah dan rambutnya sudah memutih dimana hidup dia hanya untuk berdakwah ke jalan Allah, dia takut sekali tidak ada orang yang akan menjadi penerus dia lagi. Ketika itulah dia as mengangkat kedua tanganya untuk memohon pada Allah dengan berdoa dalam Al Qur’an sebagai berikut ini :

Doa Nabi Ibrahim Minta Keturunan Anak Yang Sholeh

Inilah doa meminta keturunan anak sholeh bahasa arab latin berserta terjemahan artinya dibawah ini :
Doa nabi ibrahim meminta keturunan anak sholeh  2 (Dua) Doa Nabi Ibrahim Meminta Diberi Keturunan Anak Sholeh Rajin Sholat
Terjemahan Artinya :

Ya Tuhan kami, anugrahkan padaku keturunan anak golongan orang sholeh (QS Ash Shaffat ayat 100).

Doa Nabi Ibrahim Minta Keturunan Rajin Sholat

Inilah doa meminta keturunan anak rajin sholat bahasa arab latin berserta terjemahan artinya sebagai berikut.
Doa nabi ibrahim meminta keturunan anak sholeh  2 (Dua) Doa Nabi Ibrahim Meminta Diberi Keturunan Anak Sholeh Rajin Sholat
Terjemahan Artinya :

Wahai Tuhanku, jadikanlah aku, anak keturunanku orang selalu menegakkan sholat. Wahai Tuhanku, kabulkan doaku ini (QS Ibrahim ayat 40).

Itulah doa minta diberi anak sholah dan rajin sholat. Lalu Allah mengabulkan permohonan dia dengan memperlihatkan informasi bangga yakni istrinya mengandung dan anak itu akan menjadi anak yang sholeh sholehah akan berbakti pada orang bau tanah serta pada Allah.
Kedua doa mustajab diatas sangat elok sekali sebagai amalan wirid sehari-hari semoga cepat diberikan keturunan anak yang sholeh dan rajin sholat. Demikian mengenai doa nabi ibrahim meminta diberi keturunan anak sholeh & rajin sholat, semoga sanggup memperlihatkan manfaat bagi pembaca.

Doa Sehabis Tahiyat Final Supaya Terhindar Dari Fitnah Dajjal & Siksa Kubur

Doa Setelah Tahiyat Akhir Agar Terhindar dari Fitnah Dajjal & Siksa KuburApakah Anda termasuk salah satu orang yang mengamalkan doa setelah tahiyat selesai sebelum salam ketika sholat?. Memang doa ini tidak wajib dan juga bukan termasuk rukun shalat, namun banyak terdapat hadits yang menganjurkan kita untuk banyak berdoa setelah kita membaca tasyahud.  

Maka dari itu, tidak ada salahnya jikalau kita membaca doa setelah tahiyat selesai sebelum salam. Banyak sekali doa-doa yang sanggup kita amalkan setelah selesai membaca tasyahud akhir, menyerupai yang diriwayatkan dari beberapa hadits. Dan disini kami akan membuatkan lafadz doa setelah tahiyat, sebagaimana yang biasa kami amalkan atau kami baca sebelum salam. Berikut yaitu lafadz bacaannya :

Doa Setelah Tahiyat Akhir Agar Terhindar dari Fitnah Dajjal  Doa Setelah Tahiyat Akhir Agar Terhindar dari Fitnah Dajjal & Siksa Kubur


Doa 1
Doa Setelah Tahiyat Akhir Agar Terhindar dari Fitnah Dajjal & Siksa Kubur


اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِجَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.
Artinya :
“Ya Allah, Sesungguhnya saya berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal.”


Doa 2

اللَّهُمَّ اغْفِرْ ﻟِﻲ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَﺳْﺮَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَﺳْﺮَفْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ الْـمُقَدِّمُ وَ أَنْتَ الْـمُؤَخِّرُ لَآ إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Allaahummaghfirly maa qaddamtu wa maa akh-khartu wa maa as-rartu wa maa a’lantu wa maa asraftu wa maa anta a’lamu bihi minniy. Anta al-muqaddim wa anta al-muakhkhir, laa ilaaha illaa anta
Artinya :
Yaa Allâh, ampunilah dosaku yang telah saya lakukan dan (dosa tanggapan dari kewajiban) yang telah saya tinggalkan, (dosa) yang saya rahasiakan dan yang saya lakukan dengan terang-terangan, serta (segala hal) yang saya telah melaksanakan dengan berlebihan dan segala dosa yang Engkau lebih mengetahuinya daripadaku. Engkau yaitu al Muqaddim (Dzat Yang memajukan orang yang Engkau kehendaki dengan alasannya yaitu mentaati-Mu atau alasannya yaitu lainnya) dan Engkau yaitu al Muakhkhir (Yang memundurkan orang yang Engkau kehendaki). Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Engkau'”.


Doa 3

اللَّهمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا كَبِيْرًا وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Allaahumma inni zhalamtu nafsiy zhulman katsiiraan kabiiran, wa laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta, faghfirliy magfiratan min ‘indik, warhamniy innaka antal ghafuurur rahiim
Artinya :
Yaa Allaah, sesungguhnya saya telah menzhalimi diriku dengna kezhaliman yang banyak, sedangkan tidak ada yang mengampuni dosa melainkan Engkau, maka ampunilah saya dengan ampunan dari sisiMu, dan rahmatilah aku; sesungguhnya engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


Doa 4
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
Yaa muqollibal quluubits tsabbit qolbi ‘ala diinika
Artinya :
Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu
Kemudian dilanjutkan dengan Membaca Salam

Dari keempat doa-doa tersebut diatas, merupakan doa-doa yang biasa kami baca setelah tasyahud atau sebelum salam. Adapun hadits Doa 2 diriwayatkan bahwasanya; "Aliy bin Abi Thalib radhiyallaahu ‘anhu berkata: 'Kebiasaan Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam mengucapkan doa diatas (Doa 2) diantara tasyahud selesai dan salam' " (HR. Ibnu Hibbaan dan selainnya).

Dari Abu Hurayrah bahwa Rasuulullaah bersabda: "Jika salah seorang dinatara kalian tasyahud, maka berlindunglah kepada Allah dari empat hal, dengan berdoa (Doa 1)" (HR al Bukhaariy Muslim, dll)

Dari ‘Abdullaah ibn ‘Amr radhiyallaahu ‘anhumaa: Sesungguhnya (Abu Bakar) berkata kepada Rasuulullaah: “ajarkanlah kepadaku doa yang kubaca dalam shalatku”… Rasuulullaah bersabda: “Katakanlah… (Doa 3)" (HR Bukhaariy dan Muslim)

Doa 4 merupakan salah satu doa Nabi Muhammad yang sering kali Beliau baca. Abdullah bin Ma’dan dia berkata; telah mengabarkan kepadaku ‘Ashim bin Kulaib Al Jarmi dari ayahnya dari kakeknya dia berkata; “Aku menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika ia sedang mengerjakan shalat. (saat itu) ia meletakkan tangan kirinya di atas paha kirinya dan meletakkan tangan kanannya di atas paha kanannya seraya menggenggam jari jemarinya dan membentangkan jari telunjuknya sambil mengucapkan; “YAA MUQALLIBAL QULUUB TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIK (Wahai DZAT yang membolak balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”

Itulah Doa Setelah Tahiyat Akhir Agar Terhindar dari Fitnah Dajjal & Siksa Kubur yang sanggup kami share, sebagaimana yang biasa kami amalkan dikala shalat, tepatnya setelah membaca tasyahud selesai dan/atau sebelum salam. 

Doa Wirid Selepas Sholat Fardhu Dalam Teks Arab Dan Rumi (Latin)

Doa Wirid Selepas Sholat Fardhu Dalam Teks Arab dan Rumi (Latin) – Rumi dan Ertinya - Solat fardhu atau solat wajib ialah ibadah yang sangat tinggi kedudukannya dalam Islam, kerana ia merupakan ibadah yang pertama kali dihisab kelak di hari akhir. Kerana itu sebagai seorang muslim kita wajib untuk selalu menjaga ibadah yang satu ini. Solat dihentikan ditinggalkan, bahkan ketika sedang sakit pun. Boleh dilakukan dengan berdiri, duduk atau bahkan dengan tidur.

Ada 5 waktu solat yang harus dikerjakan, iaitu Subuh, Zuhur, Asar, Maghrib dan Isya '. Jumlah seluruh rakaatnya ada 17 rakaat. Itu ialah solat wajibnya. Disamping itu boleh juga ditambah dengan solat-solat sunnah, baik yang rawatib maupun yang ghoiru rawatib. Tujuannya ialah untuk menambah kesempurnaan ibadah kita, atau juga untuk menutupi kekurang sempurnaan kita dalam melakukan solat wajib.

Doa Wirid Selepas Sholat Fardhu Dalam Teks Arab dan Rumi  Doa Wirid Selepas Sholat Fardhu Dalam Teks Arab dan Rumi (Latin)

Doa Wirid Selepas Sholat Fardhu Dalam Teks Arab dan Rumi (Latin)

Solat dalam bahasa Arab bererti doa. Walaupun bacaan-bacaan yang ada dalam solat tidak semua berupa doa. Bahkan jikalau kita lihat dalam bacaan solat yang berupa doa hanya bacaan ketika duduk diantara dua sujud. Namun kita dianjurkan juga untuk menambah doa ketika tasyahud selesai sebelum salam. Dan tentu saja kemudian berdoa selepas solat fardhu ini.

Dan berikut ini beberapa doa selepas solat fardhu yang popular dibaca di masyarakat. Saya tuliskan dalam bentuk doa goresan pena arab dan latin juga artinya.

Sesuai dengan yang diajarkan para ulama dan kyai, adat berdoa ialah bermula dengan memuji kepada Allah, kemudian disambung dengan sholawat kepada Nabi, gres inti doanya disampaikan.

Doa Wirid Selesai Sholat Fardhu Dalam Teks Arab dan Latin Serta Terjemah
بسم الله الرحمن الرحيم
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرِّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمَ سُلْطَانِكَ

BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM
ALHAMDU LILLAAHI rabbil 'aalamiin. HAMDAY YU-WAAFII NI'AMAHUU WA YUKAAFI'U MAZIIDAH. YAA RABBANAA lakalhamdu WA LAKASY syukru KA-MAA YAMBAGHIILIJALAALIWAJHIKA WA 'AZHIIMISUL-THAANIK.

Ertinya:

"Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, yang kuasa semesta alam. Pujian yang setanding dengan nikmat-nikmat-nya dan menjamin tambahannya. Wahai yang kuasa kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segala syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu '
Lalu dilanjutkan membaca sholawat Nabi:

اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ.

ALLAAHUMMA SHALLIWASALLIM 'ALAA SAYYIDINAA muhammadiw WA' ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. SHALA ATAN TUN AJIHNAA bihaa MINJAMII'IL AHWAALI WAL AAFAAT. WA TAQDHII LANAA BIHAA JAMII'AL HAAJAAT. WA TUTHAHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII'IS SAYYI'AAT. W ATARFA 'UN A A BIHAA' indaka 'A'LADDARAJAAT. WA TUBALLIGHUNAA BIHAA AQSHAL GHAAYAATI MIN jamii'il KHAIRAATIFIL HAYAATIWA ba'dal MAMAAT. INNAHU samii'un QARIIBUM MUJIIBUD da'awaat WAYAA QAADHIYAL HAAJAAT.

ertinya:

"Wahai Allah! Limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, dan keluarganya. Yaitu rahmat yang sanggup menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan penyakit, yang sanggup memenuhi segala keperluan kami, yang sanggup men-sucikan diri kami dari segala keburukan, yang sanggup mengangkat kami ke derajat tertinggi di sisi-Mu, dan yang sanggup memberikan kami kepada tujuan maksimal dari segala kebaikan, baik semasa hidup maupun setelah mati. Sesungguhnya beliau (Allah) Maha Mendengar, Maha Dekat, lagi Maha memperkenankan segala doa dan pemohonan, wahai zat yang maha memenuhi segala keperluan (hamba-Nya) "

Setelah membaca puji-pujian dan sholawat, barulah kemudian membaca doa selepas solat. Dan ini lah beberapa doa setelah solat fardhu yang popular di masyarakat.

Doa Wirid Habis Sholat Fardhu dan Artinya

DOA SELEPAS SOLAT FARDHU 1

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ 
النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

ALLAAHUMMA INNAA Nas'aluka SALAAMATAN FTDDIINI waddun-YAA WAL aakhirah. WA 'Aafiya-TAN FIL jasadi WA SHIHHATAN FIL badani WA ZIYAADATAN FIL' ILMI WA barakatan FIRRIZQI WA TAUB ATAN Qablal MAUT WA RAHM ATAN 'INDALMAUT WA maghfiratan BA'D AL MAUT. ALLAAHUMMA hawwin 'ALAINAA FII sakaraatil MAUT WAN NAJAATA MINAN naari WAL' afwa 'INDAL hisaab.

Ertinya:

"Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kesejahteraan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesihatan badan, komplemen ilmu, keberkatan rezeki, taubat sebelum tiba maut, rahmat pada masa tiba maut, dan ampunan setelah tiba maut. Wahai Allah! Sediakan pencapaian kami dalam menghadapi sakratul maut, (berilah kami) keselamatan dari api neraka, dan keampunan pada ketika dilaksanakan hisab '

DOA SELEPAS SOLAT 2

اَللهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنَ الهَمِّ والحَزَنِ, و نَعُوْذُبِكَ مِنَ الْعَجْرِ وَالْكَسَلِ و نَعُوْذُبِكَ مِنَ الجُبْنِ و الْبُخْلِ و نَعُوْذُبِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ  وَقَهْرِ الرِّجَالِ

ALLAAHUMMA INNAA NA'UUDZU BIKA MIN AL HAMMI WAL HAZANI, WA WA'UUDZUBIKA MINAL 'ajzi wal kasali, WA NA'UUDZUBIKA MINAL jubni WAL bukhli, WANA'UUDZUBIKA MIN gholabatid Daini WA QOHRIR rijaali

ertinya:

"Ya Allah, bersama-sama kami berlindung kepada Mu dari kegelisahan dan kesedihan, dan kami berlindung kepadaMu dari sifat lemah dan malas, dan kami berlindung kepadaMu dari sifat pengecut dan bakhil, dan kami berlindung kepadaMu dari hutang dan paksaaan orang."

DOA SELEPAS SOLAT 3


اَللهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَيَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَيَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَتَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَيُسْتَجَابُ لَهَا
ALLAAHUMMAINNAA NA'UUDZU BIKA MIN 'ILMIN LAA yanfa' W AMIN qalbin LAA yakhsya 'W AMIN NAFSIN LAA TASYBA' wamin DA'WATIN LAA YUSTAJAABU lahā.

ertinya:

" 'Wahai Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepada-mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu ', dari jiwa yang tidak kenal puas, dan dari doa yang tak terkabul "

DOA SELEPAS  SOLAT FARDHU 4

رَبَّنَااغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلَوَالِدِيْنَا وَلِمَشَايِخِنَا وَلِمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا وَلِمَنْ اَحَبَّ وَاَحْسَنَ اِلَيْنَا وَلِكَافَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ اَجْمَعِيْنَ

RABBANAGH FIRLANAA dzunuubanaa WA Liwaa-LIDIINAA WALIMASYAAYIKHINAA WA LIMU'ALLI-MIENAA WA LIMAN LAHUU H AQQUN 'ALAIN AA WA LIM AN ahabba WA ahsana ILAINAA WA LIKAAFFATIL MUS LIMUN A ajma'iin.

ertinya:

" 'Wahai Tuhan kami! Ampunilah dosa-dosa kami, dosa-dosa orang renta kami, para sesepuh kami, para guru kami, orang-orang yang memiliki hak atas kami, orang-orang yang cinta dan berbuat baik kepada kami, dan seluruh umat islam '

DOA SELEPAS SOLAT FARDHU 5

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

RABBANAA taqabbal MINNAA INNAKA ANTAS Samii'ul 'ALIIM, WA TUB' ALAINAA INNAKA antat TA WWA Abur RAHIIM.

ertinya:

Wahai Tuhan kami, perkenankanlah (permohonan) dari kami, bersama-sama Engkau Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami, bersama-sama Engkau Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang.

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

RABBANAA aatinaa FIDDUNNYAA HASANAH, WA FIL aakhirati HASANAH, waqinaa 'adzaa BAN NAAR.

ertinya:
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.

Lalu ditutup dengan sholawat kepada Nabi dan kebanggaan kepada Allah.

وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم والحمد لله رب العالمين

Washallallaahu 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMA-DIN WA'ALAA AALIHIWA SHAHBIHIIWA SALLAM, WAL HAMDU LILLAAHIRABBIL' AALAMIIN.

ertinya:

Semoga Allah menawarkan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya dan segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam


Itulah Doa Wirid Selepas Sholat Fardhu 5 waktu Dalam Teks Arab dan Rumi (Latin) yang biasa dibaca di masyarakat yang boleh saya kongsikan kali ini, biar kita sanggup mengamalkanya setiap hari. Yang paling penting ialah kita boleh menjaga tetap istiqomah dalam solat dan berdoa. Kerana dengan berdoa kita memperlihatkan kerendahan diri kita di hadapan Allah, dan terhindar dari sifat sombong. Semoga bermanfaat.

Tata Cara Sholat Tahajjud Lengkap Dengan Dzikir Dan Doa-Nya


Sudahkah anda membiasakan sholat Tahajjud setiap malam ? Sudahkah anda tahu juga cara melakukan sholat Tahajud? Sebenarnya Cara Mengerjakan atau Melaksanakan Shalat Sunah Tahajud tidak berbeda dengan cara melakukan shalat yang lain, yakni diawali dengan Takbiratul Ihram yang dibarengi dengan Niat Shalat dan diakhiri dengan Salam. Tentu saja niatnya berbeda dengan bacaat niat shalat lainnya. Selain itu salah satu cara melakukan sholat tahajjud ini ialah dilakukan sesudah sholat isya’ dan harus tidur dulu. Minimal 2 rakaat dan tidak ada batasan niscaya jumlah maksimalnya.

Tentang waktu Melaksanakan Sholat Sunah Tahajjud dilakukan hanya pada malam hari sesudah Shalat Isya hingga masuk waktu shalat subuh dan Cara Shalat Tahajud sendiri dilakukan sesudah anda tertidur atau bangun tidur walaupun tidur anda hanya sebentar sekali, Sehingga kalau anda mengerjakan Shalat Sunah Tahajud ini sebelum anda tidur dahulu maka dapat dipastikan bahwa Shalat tersebut hanya shalat sunah biasa (witir) bukan Shalat Sunah Tahajud.


TATA CARA MELAKSANAKAN SHOLAT TAHAJJUD & DOA

 Sudahkah anda membiasakan sholat Tahajjud setiap malam  Tata Cara Sholat Tahajjud Lengkap Dengan Dzikir dan Doa-nya

Adapun Waktu Shalat Tahajud sebaiknya dilakukan pada ketika tengah malam atau sekitar jam 01.00 pagi hingga waktu Subuh alasannya waktu tersebut merupakan waktu paling utama untuk mengerjakan Sholat Sunnah Tahajud ini. Walaupun dikerjakan di tengah malam namun Keutamaan Shalat Tahajud ini sangatlah banyak yang antara lain Alloh akan melindungi anda dari segala macam tragedi atau bala, Wajah akan nampak bersinar, akan dicintai oleh Alloh dan hamba Alloh, akan mendapat pahala yang banyak, akan diampuni segala dosa – dosanya dan akan di kabulkan segala hajat dan doanya.

Untuk Manfaat Shalat Tahajud diatas sudah di terangkan oleh Firman Alloh Swt pd Surat Bani Israil ayat 79 yang berbunyi, ” Hendaknya kau gunakan sebagian waktu malam itu untuk shalat Sunat tahajud, sebagai shalat sunah untuk dirimu, gampang – mudahan Alloh (Tuhan) akan membangkitkan engkau dengan kedudukan yang lebih baik (S. Bani Israil, Ayat ; 79)

Lafadz Bacaan Niat Shalat Tahajud

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّه تَعَالَى

USHALLI SUNNATAT TAHAJJUDI RAK’ATAINI LILLAAHI TA’AALAA
(Aku Niat Shalat Sunah Tahajud dua raka’at alasannya Alloh Ta’ala )

Setelah membaca Niat Sholat Sunah Tahajjud kemudian dilanjut dengan membaca Doa Shalat Tahajud Surat Al Fatihah, kemudian membaca Surat-surat pada rakaat pertama dan rakaat kedua, Ruku, Itidal, Sujud hingga yang terakhir Salam.

Sudahkah anda membiasakan sholat Tahajjud setiap malam  Tata Cara Sholat Tahajjud Lengkap Dengan Dzikir dan Doa-nya

Setelah membaca Surat Al Fatihah menyerupai diatas anda dapat membaca Surat An Nas di Raka’at pertama menyerupai dibawah ini:


Sudahkah anda membiasakan sholat Tahajjud setiap malam  Tata Cara Sholat Tahajjud Lengkap Dengan Dzikir dan Doa-nya 

Kemudian anda Ruku, Itidal, Sujud dan kembali ke Raka’at Kedua dan membaca lagi Surat Al Fatihah, kemudian membaca Surat-surat pendek pada Raka’at kedua. Untuk Bacaan Suratnya dapat dengan membaca Surat Al Falaq menyerupai dibawah

Sudahkah anda membiasakan sholat Tahajjud setiap malam  Tata Cara Sholat Tahajjud Lengkap Dengan Dzikir dan Doa-nya

Kenapa harus  membaca bacaan Surat An-Nas dan Al Falaq menyerupai diatas? Jawabannya ialah alasannya kedua Surat tersebut memiliki pengertian untuk memohon pemberian kepada Alloh dari segala macam godaan setan. Namun anda dapat membaca Surat yang lainnya di masing – masing Raka’atnya, tidak harus membaca Surat Al Falaq dan Surat An Nas, menyerupai surat al-Kafirun dan surat al-Ikhlas.

Lafadz Bacaan Doa dan Dzikir Setelah Sholat Tahajjud Lengkap

Setelah anda melakukan Sholat Sunah Tahajjud maka sebaiknya anda duduk dengan khusyu sambil membaca bacaan Doa dan dzikir Setelah Shalat Tahajud atau di awali dulu dengan bacaan – bacaan dzikir menyerupai membaca Istighfar,Tasbih, Tahmid, dan Shalawat Nabi. Sebab dengan membaca dzikir kita menjadi lebih erat dengan Alloh.

Sudahkah anda membiasakan sholat Tahajjud setiap malam  Tata Cara Sholat Tahajjud Lengkap Dengan Dzikir dan Doa-nya

Bacaan Dzikir Istighfar tersebut sebaiknya dibacakan sebanyak – banyaknya atau minimal sebanyak 100 kali, sesudah itu dapat dilanjutkan dengan membaca Tasbih dan Shalawat Nabi.

Sudahkah anda membiasakan sholat Tahajjud setiap malam  Tata Cara Sholat Tahajjud Lengkap Dengan Dzikir dan Doa-nya


Bacaan Dzikir Tasbih (diatas) dan Shalawat Nabi Muhammad Saw (dibawah) dibacakan sebanyak 32 kali atau lebih

Sudahkah anda membiasakan sholat Tahajjud setiap malam  Tata Cara Sholat Tahajjud Lengkap Dengan Dzikir dan Doa-nya 

Harus dipahami  bahwa fungsi dari Berdzikir itu untuk semakin mendekatkan diri kita kepada Sang pecipta Alloh Swt sehingga sebaiknya di bacaan dengan nrimo dan khusyu. Setelah anda selesai Berdzikir anda dapat melanjutkan membaca Bacaan Doa Setelah Shalat Tahajud dibawah ini.

Sudahkah anda membiasakan sholat Tahajjud setiap malam  Tata Cara Sholat Tahajjud Lengkap Dengan Dzikir dan Doa-nya

Seandainya anda belum hafal Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajjud diatas, maka anda dapat mengamalkan doa ini dengan membaca secara pribadi tanpa harus menghafalkanya atau anda dapat Berdoa Setelah Shalat Sunah Tahajud dengan bahasa anda sendiri (Bahasa Indonesia) alasannya Alloh Maha Pintar lagi Maha Mendengarkan sehingga Alloh niscaya dapat mendengarkan bacaan doa anda.

Setelah selesai membaca Doa Setelah Sholat Tahajjud tersebut, maka anda dapat berbaring kembali ketempat tidur anda sambil membaca Ayat Kursi, Kemudian Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq dan Surat An Nas atau anda dapat sambil menunggu Waktu Shalat Subuh dengan membaca bacaan Ayat Suci Al-Qur’an.

Demikianlah  penjelasan singkat ihwal tata cara melakukan sholat Tahajjud lengkap dengan doa dan dzikirnya. Semoga dapat menjadi panduan anda dalam meengerjakan sholat tahajud. Semoga bermanfaat.

Doa Minta Hujan (Istisqo') Yang Ampuh Di Era Umar Bin Khottob


Pada ketika terjadi kemarau panjang, biasanya kaum muslimin akan melakukan sholat Istisqo’ atau sholat minta hujan. Ada doa sholat istisqo’ yang ampuh mustajab yang dibaca para sahabat pada masa Kholifah Umar bin Khottob. Ceritanya, ketika kemarau panjang terjadi pada tahun 18 H sehingga tanah berdebu alasannya yaitu kekeringan. Kemarau panjang terus mendera. Hingga lewat sembilan bulan, masyarakat tidak tahan. Mereka melaporkan tragedi kekeringan ini kepada Sayyidina Umar bin Khattab.

Amirul Mukminin Sayyidina Umar kemudian mendatangi Sayyidina Abbas RA untuk berdoa kepada Allah. Benar saja, tidak berapa lama, Allah menurunkan air hujan kepada mereka.

 biasanya kaum muslimin akan melakukan  Doa Minta Hujan (Istisqo') Yang Ampuh Di Masa Umar Bin Khottob

Syekh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki dalam Ibanatul Ahkam mengutip doa istisqa yang dibaca oleh Sayyidina Abbas RA sebagai berikut:


اَللَّهُمَّ إِنَّهُ لَمْ يُنْزَلْ بَلَاءٌ إِلَّا بِذَنْبٍ وَلَمْ يُرْفَعْ إِلَّا بِتَوْبَةٍ وَهَذِهِ أَيْدِيْنَا إِلَيْكَ بِالذُّنُوْبِ وَنَوَاصِيْنَا إِلَيْكَ بِالتَّوْبَةِ فَاسْقِنَا الغَيْثَ

Allāhumma innahū lam yunzal balā’un illā bi dzanbin, wa lam yurfa‘ illā bi taubatin. Wa hādzihī aydīnā ilaika bid dzunūb. Wa nawāshīnā ilaika bit taubah. Fasqinal gaytsa.

Artinya, “Ya Allah, sungguh bala tidak diturunkan kecuali alasannya yaitu dosa dan ia tidak diangkat kecuali alasannya yaitu tobat. Ini tangan kami berlumur dosa mengalah kepada-Mu dan ini kepala kami bertobat menghadap-Mu. Oleh alasannya yaitu itu, turunkan hujan untuk kami,” (Syekh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki, Ibanatul Ahkam, [Beirut, Darul Fikr: 1996 M/1416 H], cetakan pertama, juz II, halaman 128).

Adapun berikut ini yaitu doa istisqa Sayyidina Abbas RA pada riwayat lain:

اَللَّهُمَّ إِنَّهُ لَمْ يُنْزَلْ بَلَاءٌ إِلَّا بِذَنْبٍ وَلَمْ يُكْشَفْ إِلَّا بِتَوْبَةٍ، وَقَدْ تَوَجَّهَ القَوْمُ بِيْ إِلَيْكَ لِمَكَانِيْ مِنْ نَبِيِّكَ، وَهَذِهِ أَيْدِيْنَا إِلَيْكَ بِالذُّنُوْبِ وَنَوَاصِيْنَا إِلَيْكَ بِالتَّوْبَةِ فَاسْقِنَا الغَيْثَ

Allāhumma innahū lam yunzal balā’un illā bi dzanbin, wa lam yuksyaf illā bi taubatin. Wa qad tawajjahal qawmu bī ilaika li makānī min nabiyyika. Wa hādzihī aydīnā ilaika bid dzunūb. Wa nawāshīnā ilaika bit taubah. Fasqinal gaytsa.

Artinya, “Ya Allah, sungguh bala tidak diturunkan kecuali alasannya yaitu dosa dan ia tidak diangkat kecuali alasannya yaitu tobat. Umat ini tengah menghadap kepada-Mu melaluiku alasannya yaitu kedudukanku di sisi nabi-Mu (Nabi Muhammad SAW). Ini tangan kami berlumur dosa mengalah kepada-Mu dan ini kepala kami bertobat menghadap-Mu. Oleh alasannya yaitu itu, turunkan hujan untuk kami.”

Sebagaimana diketahui, Sayyidina Umar bin Khattab bertawasul melalui Sayyidina Abbas RA untuk mengatasi tragedi kekeringan dan kemarau panjang yang menciptakan pasokan air berkurang sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari.

وَعَنْ أَنَسٍ; - أَنَّ عُمَرَ - رضي الله عنه - كَانَ إِذَا قَحِطُوا يَسْتَسْقِي بِالْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ اَلْمُطَّلِبِ. وَقَالَ: اَللَّهُمَّ إِنَّا كُنَّا نَسْتَسْقِي إِلَيْكَ بِنَبِيِّنَا فَتَسْقِينَا، وَإِنَّا نَتَوَسَّلُ إِلَيْكَ بِعَمِّ نَبِيِّنَا فَاسْقِنَا، فَيُسْقَوْنَ - رَوَاهُ اَلْبُخَارِيُّ

Artinya, “Dari Sahabat Anas RA, Amirul Mukminin Umar bin Khatthab RA ketika masyarakat mengalami kekeringan berkepanjangan bertawasul dalam istisqa melalui sahabat Sayyidina Abbas bin Abdul Muththallib RA. Sayyidina Umar RA dalam doa istisqanya mengatakan, ‘Allāhumma innā kunnā nastaqī ilaika bi nabiyyinā, fa tasqīnā. Wa innā natawassalu ilaika bi ‘ammi nabiyyinā, fasqinā,’ kemudian hujan pun turun kepada mereka,” (HR Bukhari).

Hadits ini menjadi dalil atas (anjuran) permohonan syafaat terhadap orang baik, orang saleh, dan ahlul bait; keutamaan dan kemuliaan derajat Sayyidina Abbas di sisi Allah melalui ijabah doa, dan keutamaan Sayyidina Umar RA atas ketawadhuannya terhadap Sayyidina Abbas RA, 

(Syekh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki, Ibanatul Ahkam, [Beirut, Darul Fikr: 1996 M/1416 H], cetakan pertama, juz II, halaman 129). Wallahu a‘lam.